4 Hal yang Bisa Dilakukan dalam Merencanakan Keuangan Masa Depan

Edukasi Investor Dalam Merencanakan Keuangan Masa Depan

Langkah-langkah Perencanaan Keuangan
Edukasi Investor dalam Merencanakan Keuangan

Merencanakan Keuangan

Mencari nafkah merupakan kewajiban setiap orang. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencari nafkah sebagai penghasilan dalam memenuhi setiap kebutuhan. Dari penghasilan yang kita usahakan atau yang kita peroleh bisa memenuhi dari mulai kebutuhan primer, skunder, dan tersier. Untuk sebagian orang kebutuhan tersier sudah hampir seperti kebutuhan primer, entah itu karena tuntutan gaya hidup, style, atau memang sekedar poya-poya karena merasa mempunyai penghasilan yang lebih (banyak uang).

Tapi ada hal yang harus diingat bahwa dalam membelanjakan (menggunakan) penghasilan yang telah diraih dari usaha kita, tentunya harus dilakukan secara bijaksana. Karena untuk memenuhi kebutuhan (apalagi kebutuhan tersier) tidak selalu sejalan dengan datangnya rezeki (dari penghasilan). Itulah salah satu alasan pentingnya perencanaan keuangan yang matang dalam mengatur keuangan yang tentunya bukan untuk hari ini... tapi untuk masa depan.

Langkah-langkah Yang Bisa Dilakukan Dalam Merencakan Keuangan Untuk Masa Depan

  1. Batasi uang tunai dan atur skala prioritas keuangan
    Sebagai kebutuhan pokok, pemenuhan kebutuhan makan, pangan, dan tempat tinggal tentuk tidak bisa dihindari. Tapi bukan berarti seseorang harus menghabiskan seluruh penghasilan (gaji) untuk ketiga kebutuhan tersebut. Ada beberap cara untuk mencoba menyisihkan lebih banyak uang, misalnya mulai mengurangi kebiasaan makan dan minum di restoran, menghindari belanja barang-barang yang tidak terlalu perlu dan tidak mendesak, dll.

    Dengan mengurangi pemenuhan kebutuhan yang tidak terlalu perlu, akan tersedia uang yang bisa dimanfaatkan untuk berinvestasi.

    Jika saat ini Anda sedang memiliki banyak uang tunai, berarti kondisi keuangannya sedang berada dalam posisi keuangan yang baik. Tapi sekali lagi harus diingat, kondisi keuangan yang baik ini justru harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, misalnya dengan berinvestasi uang tunai. Dengan investasi uang tunai akan membuka kesempatan bagi siapapun untuk mencoba melupakan kebuthan-kebutuhan yang tidak terlalu perlu, dan investasi uang tunai juga merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan dan merencanakan masa depan.

  2. Mulai investasi secara reguler
    Siapkan catatan sederhana, misalnya bagaimana akan melakukan persiapan pensiun, biaya pendidikan dan pernikahan anak, hingga kebutuhan lain seperti wisata, membeli mobil, barang mewah, melaksanakan haji/umrah, dll. Setelah catatan kecil itu dibuat, mulailah alokasikan seagian rezeki ke dalam aset investasi jangka panjang secara berimbang. Memulai investasi lebih awal tentunya akan meringankan beban di masa yang akan datang.
  3. Bersikap realistis dan hati-hati
    Ketika perencannaan keuangan jatuh pada pilihan investasi, berhati-hatilah jangan sampai tergiur dengan yang menjanjikan keuntungan besar secara instan, karena pastinya bisa terjebak dalam resiko yang lebih besar. Pastikan hanya berivestasi pada lembaga/perusahaan yang mendapat ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pastikan juga likuiditas lembaga/perusahaan itu terjaga baik sehingga investasi Anda dapat ditarik dengan mudah sesuai jadwal atau agenda yang sudah direncanakan sebelumnya.

    Setiap investasi pastinya mengandung risiko, maka dari itu perlu mencari tahu kapan waktu harus membeli dan kapan harus melepas aset investasi. Jika saat ini nilai investasi sedang turun, tidak perlu panik dan terburu-buru menarik diri keluar dari pasar. Sebaiknya diskusikan degan partner investasi dan perhatikan reaksi pasar untuk mencari kesempatan bisa menjual aset investasi saat nilai jual tinggi.

  4. Asuransi sebagai bagian dari investasi
    Pada awalnya, perencanaan keuangan hanya terbatas pada tabungan dan investasi. Pada kenyataanya, ada kalanya kenyataan tidak seperti yang diharapkan, sakit kecelakaan, dan meninggal adalah beberapa risiko yang selalu melekat pada setiap orang. Oleh karena itu, memilih asuransi sebagai pilihan dari alokasi investasi juga merupakan salah satu cara untuk melengkapi rencana jangka panjang sebagai salah bentuk perlindungan diri baik dari kesehatan maunpun kecelakaan.
Ke empat hal itu bisa dicoba siapapun dalam mempersiapkan dan merencanakan keuangan di masa yang akan datang / masa depan.
Powered by Blogger.